Buka 24 Jam Selama 7 Hari
Beranda » Tips dan trik pasutri. » Mengenal Anatomi & Fisiologi Berhubungan Intim

Mengenal Anatomi & Fisiologi Berhubungan Intim

Diposting pada 23 October 2017 oleh admin

Anatomi & Fisiologi Berhubungan Intim – Berbagai ungkapan ilmu medis , budaya, eufisme serta kata kata jalanan saat merujuk pada tindakan tindakan seks dan cinta telah banyak dipakai oleh masyarakat. Jika kita berbicara koitus , kopulasi, hubungan intim hubungan suami istri, bercinta , tidur bersama, melakukan hubungan seks, naik diranjang, persetubuhan , ditiduri , kawin dan bersenggama. Apa yang dilakukan dua manusia homoseksual dewasa yang sah? Apa dasar anatomi keduanya dari apa yang mereka lakukan? Tidak ada manusia pria yang seluruhnya pria; tidak ada manusia wanita yang seluruhnya wanita. Keduanya memiliki hormon yang dapat menyebabkan mereka mengembangkan bentuk sistem seksual lainnya kalau ada kesempatan. Media berita menunjukkan kita bahwa pergantianse,ks bukan saja memungkinkan , namun juga tidak jarang hanya sebuah pagar seksual tipis yang memisahkan kedua jenis ini secara jasmani , rohani, mental dan emosional. Para ahli percaya bahwa ” kalau jiwa tidak dapat diganti agar cocok dengan tubuh, kita harus memikirkan mengganti tubuh agar cocok dengan jiwa. Berhubungan Intim.

Berhubungan Intim

Ada terdapat 3 perbedaan antara pria dan wanita : primer , sekunder dan tertier. Karateristik tertier antara lain gaya bunuh diri, cara berpikir, jumlah sel darah merah, berat otak dan panjang dari usia. Karesteristik sekunder membedakan pria dari wanita termasuk ukuran dan bentuk, tubuh, distribusi jaringan lemak, struktur tulang, suara dan pertumbuhan rambut. Karasteristik primer , tentu saja adalah organ seks internal dan eksternal. Sistem reproduksi seksual baik pada pria dan wanita adalah kombinasi mengagumkan dari berbagai bagian. Penis misalnya panjang dan kekerasannya meningkat dengan satu tujuan yaitu persetubuhan. Tidak ada alasan lain untuk, pembesaran penis ini. Stimulasi urat saraf yang cukup , baik langsung secara fisik maupun hanya mental, memulai proses ereksi. Penis bekerja persis seperti selang air, dimana air mengalir bebas keluar dari ujung . Tutup ujungnya dan tekanan yang menggumpal akan membuat selang itu menge,mbang dan mengeras. Hukum hidrolika menyebabkan pembuluh darah yang mengalir di sepanjang permukaan atas penis menjadi tertekan, saat terjadi gairah seksual ujung pengeluaran darah menjadi tertutup. Otot pembungkus dia arteri kecil yang menyebarkan pembulub darah mulai meregang akibat desakan darah yang terperangkap masuk ke dalam arteri. Penis menjadi membesar akibat darah didalamnya. Jaringan spons yang membentuk penis dengan cepat mnyerap cairan tambahan ini , sehingga membesar persis spons yang penuh air. Berhubungan Intim

Tips Berhubungan Intim Berdasarkan Anatomi

Sementara darah dipenis terperangkap didalam jantung mengirim lebih banyak darah, darah tambahan ini datang dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada keadaan normal karena detak jantung juga meningkat. Pembuluh dorsal di penis menjadi termampatkan dan tekanan yang terjadi menjadika penis semakin  kaku , bagian bawah penis membesar rata rata sampai satu setengah inci.  Bagian kepala penis saja  sudah sekitar satu seperempat panjang total organ ereksi tersebut.  Survei di amerika terindikasikan bahwa 90 persen pria dapat ereksi pada usia 50 tahun , lebih dari 80 persen pada usia 60 tahun , 70 persen pada usia tujuh puluh dan 25 persen di usia 80 tahun. berkat gaya hidup sehat tetap ,menjadikan mereka muda secara seksual dan masih ,menikmati hubungan seks.

Seluruh generasi masa depan spesies manusi bergantu pada testis, yang tergantung penuh resiko dibawah dan depan tubuh dimana mudah saja terluka. Pemiliknya duduk diatasnya dan banyak pria mencekik dengan cara mengenakan celana ketat . Testis ini terdapat di dalam scrotum, kantung anatomi persis dibelakan penis dalam posisi tanpa perlindungan. Posisinya yang sebelah luar memungkinkan sperma mendapat tempat yang sedikit lebih sejuk untuk  dilahirkan dari pada suhu tubuh internal. Masing ,masing testis panjangnya sekitar dua inci , lebarnya sekitar satu inci dan tebalnya kurang dari satu inci . Produksi sperma berlangsung terus menerus dan membutuhkan empat puluh enam hari untuk membentuk spermatozoa yang lengkap. Sperma menjadi matang dan aktif didalam epididymis ruang simpan utama sperma berbentuk benjolan kecil jaringan yang menempel pada masing masing testis. Hidup selama beberapa minggu lalu merosot , mencair dan kembali diserap tubuh jika tidak ejakulasi. Berhubungan Intim

Mengatasi Ejakulasi Dini Saat Behubungan Intim

Ejakulasi menyebabkan sperma naik melalui pipa tipis yang disebut vas deferens. Selama perjalanan sepanjang dua belas incin itu sperma direndam dalam cairan kekuningan yang membentuk sebagian besar air mani . Cairan itu berasal dari gelembung mani sebuah kelenjar kecil didekat prostat yang menambahkan cairannya sendiri. Cairan prostat lebih tipis dan membererikan bau khas pada ejakulasi. Jaringan bulbourethal menambahkan cairan lain lagi . Campuran akhir dari berbagai cairan dan sperma adalah 90,3 persen air dan ejakulasi total terdiri dari dua sampai tujuh milimeter cairan. Rata rata , sekitar 200.000.000 spermatozoa dilepas kedalam vagina selama ejakulasi. Hanya satu yang akan menjadi bayi kalau mencapai sel telur wanita. Perjalanan kesana adalah panjang dan kecepatan gerak sperma hanya sekitar setengah inci permenit. Karena uretra digunakan baik untuk air kencing dan mani , sebuah katup menutup untuk menghalangi sperma tersembur ke dalam kandung kemih dan menahan urine yang bersifat membunuh sperma bercampur air mani. Sperma hidup selama tak lebih dari empat puluh delapan jam dalam rahim atau leher rahim wanita. Kalau mereka tetap berada didalam vagina , mereka akan berhenti bergerak setelah satu jam. Kontraksi vagina selama orgasme cenderung menyebabkan mani terisap ke pembuluh fallopia dimana fertilisasi akan terjadi kalau disana terdapat sel telur. Berhubungan Intim.

Sementara fungsi tunggal reproduksi pria adalah untuk menghasilkan sperma dan lalu mentransfernya pada wanita, fungsi wanita adalah untukmenghasilakn sel telur  dan menerima sperma , memberikan ,perlindungan dan gizi bagi janin yang berkembang lalu mengeluarkan janin tersebut dari tubuh. M<eskipun demikian sistem reproduksi wanita tidaklah lebih kompleks dabandingkan pria. Dua kandung telur (ovarium) wanita adalah ekuivalen dengan dua testis pria. Ovarium mengandung sel telur wanita dimana saat lahir berjumlah tot,al sekitar 200.000 sampai 400.000. Setelah pubertas suplai sel telur mengecil menjadi sekitar 10,000. Tapi untuk mengalami menstruasi sebanyak 10.000 kali seorang wanita harus hidup sampai delapan ratus tahun dengan menghitung bahwa ia pubertas pada usia tiga belas tahun . Sebenarnya sepanjang hidup seseorang hanya sekitar 400 sel telur yang dilepaskan dari ovarium sehingga kemungkinan untuk mengandung anak dari seorang wanita pada umumnya berlangsung selama tiga puluh tahun sampai usia empat puluh enam tahun. Berhubungan Intim.

Kandung telur sedikit lebih kecil daripada testis dan berada didalam tubuh , kira kira tiga inci masing masing  dari titik ditengah tengah vagina dan pusar. Dari kandung te,lur terdapat liang tipis yang disebut sebagai pembuluh fallopia sehingga membentuk mirip huruf  Y. Pembuluh fallopia bertemu dipusat Y adalah rahim atau kandungan, kira kira berbentuk dan berukuran seperti buah pier , rahim adalah sebuah organ berotot yang membesar saat menumpang  dan menghidupi janin . Sisi tangkai organ ini menghadap ke arah bawah berakhir di leher rahim atau disebut cervix. Vagina membentuk kaki dari huruf Y tadi dari arah leher rahim dibawah. Pengaturan simetrikal sistem reproduksi wanita cukup sederhana meskipun demikian fungsi sistem tersebut sedikit lebih rumit. Setelah beberapa tahun bukan cuma menopouse yang merubah fungsi sistem secara drastis, tapi ovulasi dan menstruasi menyebabkan perubahan sistem dalam hitugan bulan.

Menggunakan Obat Kuat Saat Berhubungan Intim

Ovulasi adalah produksi atau pelepasan ovum atau sel telur . Terjadi sekali sebulan sebagai bagian dari menstruasi. Setiap bulan sebutir sel telur hidup. Sekelompok sel yang disebut kantung graafian menyelubunginya. Bungkusan sel ini lalu membesar dalam kandung telur sehingga berdiameter sampai setengah inci. Kalau karena suatu kejadian alam sel telur membentuk selubung ini pada saat yang bersamaan maka kedua sel telur ini memungkinkan untuk turun dan dibuahi menghasilkan anak kembar.  Setelah siap  tau matang sel telur bergerak keujung ovarium dan keluar saat ini disebut sebagai ovulasi yang biasanya terjadi tiga belas sampai tujuh belas hari setelah permulaan masa menstruasi yang terakhir. Ovulasi dapat menyebabkan sedikit rasa sakit didaerah perut bawah disebut sebagai mittelsscmerz yang dialami sebagian wanita . Bagi wanita yang tidak merasakan sakit minor ini dapat menetukan saat tepat ovulasinya dengan suhu tubuh. Biasanya ovulasi dibarengi dengan sedikit pengurangan suhu. Pertama tama siwanita perlu mengetahui suhu normalnya dengan termometer, baik pada oral ,anus  atau dibawah ketiak. lalu ia harus mengukur suhu tubuh setiap bangun pagi sebelum melakukan apapun. Ovulasi akan ditandai dengan suhu yang sedikit lebih rendah daripada suhu normal. Berhubungan Intim.

Meskipun sel telur yang dilepaskan mungkin telah menunggu kesempatan itu selama 30 tahun yaitu sebelum ,lahirnya siwanita ia hanya punya 30 jam lebih sedikit untuk hidup kecuali ia dibuahi dengan perlahan ia bergerak melalui pembuluh fallopia sepanjang beberapa inci tersebut menunggu dibuahi menuju kegua kecil dalam rahim. kalau tidak dibuahi sel telur iu menjadi tidak subur dan mulai mati. Setelah ovulasi yang menghasilkan cairan yang teridiri dari hormon estrogen dan progesteron . Estrogen yang datang dari ovarium menyebabkan siwanita menginginkan persetubuhan vagina untuk menerima penis. Progesteron mendukung ,perubahan terjadi dalam rahim untuk persiapannya menerima sel telur yang telah dibuahi. Kalau kehamilan tidak terjadi kantung itu membesar (disebut corpus luteum) dan mengeluarkan hormon hormonnya. Kalau corpus luteum itu berhenti mensuplai hormon mulailah menstruasi sekitar 12 sampai 14 hari setelah ovulasi dan kantong itu akan rontok . Kalau terjadi kehamilan , maka kantung tersebut akan terus menghasilkan hormon dan berkembang menjadi jaringan kekuningan yang besar, terkunci didinding urine. Pada  setengah masa kehamilan saat plasenta telah berkembang dan menghasilkan hormon sendiri , termasuk progesteron kantung lama ini akan rontok.

Bagikan informasi tentang Mengenal Anatomi & Fisiologi Berhubungan Intim kepada teman atau kerabat Anda.

Mengenal Anatomi & Fisiologi Berhubungan Intim | Jual Hammer Of Thor di Pontianak | 085319333396

Belum ada komentar untuk Mengenal Anatomi & Fisiologi Berhubungan Intim

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan